Respon tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) hibrida hot beauty terhadap zat pengatur tumbuh (ZPT) ethephon dan pupuk kandang ayam
DOI:
https://doi.org/10.37577/composite.v1i2.149Abstract
Abstract belum tersedia.References
Afrista R. 2012. Faktor Lingkungan (Eksternal) yang Mempengaruhi Pertumbuhan Tumbuhan. http://resti-afrista.blogspot.com/2012_09_01_ archive.html.
Badan Pusat Statistik (BPS). 2009. Produksi Terung, Ketimun dan Cabe Merah Menurut Kabupaten/Kota. http:/lampung.bps.go.id/tabel/pertanian1.pdf. diakses pada tanggal 17 Maret 2017.
Davies JP. 1995. Plant Hoemones : Their Nature, Occurrence and Function. Dalam P.J. Davies (edt): Plant Hormones: Physiology, Biochemestry and Molecullar Biology, Kluwer Academic Publisher, Boston.
Fatimah S, BM Handarto. 2008. Pengaruh komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sambiloto. Embryo 5(2):133-148.
Hardjowigeno S. 2007. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta.
Hartatik, Widowati. 2006. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Jamilah SP. 2002. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang dan Kelengasan Terhadap Perubahan Bahan Organik Dan Nitrogen Total Entisol. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Kartika ERP, M Surachman. 2012. Aplikasi zat tumbuh untuk menyerempakkan kemasakan buah jarak pagar (Jatropha curcas L.). Jurnal Agrotropika 17(2):74–80.
Wall MM, S Walker, A .Wall, E Hughs, R Phillips. 2003. Yield and quality of machine harvested red chile peppers. Hort. Techology 13(2):296-302.
Mayadewi NNA. 2007. Pengaruh jenis pupuk kandang dan jarak tanam terhadap pertumbuhan gulma dan hasil jagung manis. Jurnal Agritrop 26(4):153-159.
Usman. 1997. Induksi Pembungaan Mangga Varietas Gadung 21 dengan Aplikasi Paclobutrazol dan Zat Pemecah Dormansi Ethephon [tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
Sudaryono. 2009. Tingkat kesuburan tanah ultisol pada lahan pertambangan batubara Sangatta, Kalimantan Timur. Jurnal Tek. Ling. 10(3):337-346.
Susilo H. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Universitas Indonesia Press Salemba. Jakarta
Syafria H. 2009. Efek zat perangsang tumbuh sintetik dan alami terhadap pertumbuhan dan produksi rumput lokal Kumpai (Hymenachne amplexicaulis (Rudge Nees). Percikan 98: 45-49.
Badan Pusat Statistik (BPS). 2009. Produksi Terung, Ketimun dan Cabe Merah Menurut Kabupaten/Kota. http:/lampung.bps.go.id/tabel/pertanian1.pdf. diakses pada tanggal 17 Maret 2017.
Davies JP. 1995. Plant Hoemones : Their Nature, Occurrence and Function. Dalam P.J. Davies (edt): Plant Hormones: Physiology, Biochemestry and Molecullar Biology, Kluwer Academic Publisher, Boston.
Fatimah S, BM Handarto. 2008. Pengaruh komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sambiloto. Embryo 5(2):133-148.
Hardjowigeno S. 2007. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta.
Hartatik, Widowati. 2006. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Jamilah SP. 2002. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang dan Kelengasan Terhadap Perubahan Bahan Organik Dan Nitrogen Total Entisol. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Kartika ERP, M Surachman. 2012. Aplikasi zat tumbuh untuk menyerempakkan kemasakan buah jarak pagar (Jatropha curcas L.). Jurnal Agrotropika 17(2):74–80.
Wall MM, S Walker, A .Wall, E Hughs, R Phillips. 2003. Yield and quality of machine harvested red chile peppers. Hort. Techology 13(2):296-302.
Mayadewi NNA. 2007. Pengaruh jenis pupuk kandang dan jarak tanam terhadap pertumbuhan gulma dan hasil jagung manis. Jurnal Agritrop 26(4):153-159.
Usman. 1997. Induksi Pembungaan Mangga Varietas Gadung 21 dengan Aplikasi Paclobutrazol dan Zat Pemecah Dormansi Ethephon [tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
Sudaryono. 2009. Tingkat kesuburan tanah ultisol pada lahan pertambangan batubara Sangatta, Kalimantan Timur. Jurnal Tek. Ling. 10(3):337-346.
Susilo H. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Universitas Indonesia Press Salemba. Jakarta
Syafria H. 2009. Efek zat perangsang tumbuh sintetik dan alami terhadap pertumbuhan dan produksi rumput lokal Kumpai (Hymenachne amplexicaulis (Rudge Nees). Percikan 98: 45-49.

1.png)



